Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

CARA MEMULAI TULISAN



By  Sarni Kurniati     4/05/2011 04:35:00 AM    Labels: 


Untuk tahap awal, sebagai pemula, jangan berpikir atau berkeinginan tulisan Anda langsung bagus. Tulis saja langsung apa yang ingin Anda kemukakan(komunikasikan kepada pembaca). Tuliskan apa yang ada di pikiran dengan gaya bebas. Biarkan mengalir.

Untuk cerita anak-anak :

   1. Berpikirlah seperti anak-anak, ringan, ceria dan selalu ingin tahu
   2. Jangan membuat cerita yang simsalabim, begitu gampang menyelesaikan masalah
   3. Beri akhir cerita yang menyenangkan, meskipun sad ending tapi tetap dibuat bahagia

Untuk cerita remaja :

   1. Gunakan bahasa remaja, boleh bahasa gaul atau bahasa sehari-hari
   2. Kalau mungkin ciptakan bahasa sendiri
   3. Jangan mempergunakan bahasa yang mendayu-dayu, karena setiap membaca cerita, biasanya remaja bukan mementingkan bahasa, tapi lebih banyak apa sih yang ingin disampaikan dalam isi cerita, juga, bagaimana sih akhir dari cerita.

Untuk cerita sastra :

   1. Jangan berpatokan pada seorang sastrawan
   2. Gunakan bahasa yang lebih mengutamakan isi ketimbang kata-kata
   3. Jalan cerita boleh diputarbalikkan secara bebas
   4. Beri kebebasan berpikir pada tokoh dan diri kita sendiri.
   5. Biasakan melatih diri mempergunakan kalimat puitis (jangan terjebak menjadi prosa liris, karena sastra juga tidak terletak pada kalimat-kalimat puitis)
   6. Usahakan, agar ending cerita dikembalikan ke pembaca (tergantung pada kemauan si pengarang)

Tentang tokoh dalam kategori semua cerita itu : BEBAS, SEBEBAS-BEBASNYA SEPERTI BURUNG TERBANG DI LANGIT

Jadi, mulailah.

   1. Tentukan tema atau gagasan cerita (meski biasanya tema atau gagasan itu tak pernah saya pikirkan sebelumnya)
   2.
      Mulailah menulis ---> bisa dimulai dengan:
      a. suspense (kejutan)
      b. konflik
      c. awal cerita (linier)
      d. deskripsi latar
      e. deskripsi tokoh
      f. dialog
     g. dan akhir cerita
   3. Merangkaikan Peristiwa.
   4. Membangun konflik dan mengakhiri cerita. Teknik ini pun menurut saya, sama, baik itu menulis cerita pendek atau novel. Hanya yang membedakan, cerita pendek biasanya hanya sekali baca dan tidak banyak konflik. Untuk novel, penggarapannya lebih detil dengan konflik ganda dan biasanya tidak habis sekali baca.
   5. Menulis
   6. Menulis
   7. Menulis dan biarkan mereka mengalir, mengalir dan mengalir
   8. Jangan khawatir kalau tulisan kita jadi banyak banget yang beredar. Jangan takut menjadi bajaj yang selalu seliweran di jalan. Karena mungkin, Allah memberikan kita kemampuan seperti itu, yang tentu saja kita harus melihat celah apa yang belum tergarap banyak dan bagaimana cara kita menggarapnya.

      *****

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate