Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Catatan Kecil Ramadhanku



By  Sarni Kurniati     7/29/2011 04:00:00 AM    Labels: 


Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan. Sedikit cerita tentang ramadhanku di tahun lalu. Sejak memutuskan hijrah ke kota Jambi, kebersamaan keluarga menjemput bulan nan indah dan berkah ini tiada lagi terasa. Sepi sekali. Tidak seperti sebelumnya saat aku masih ditengah-tengah Ayah dan Ibu, membantunya berjualan setiap hari tanpa lelah dengan cucuran keringat melayani para pembeli yang banyak cerewetnya. Ketika detak jam dinding menggelinding di angka 4. Para pembeli mulai berdatangan memborong semua makanan untuk berbuka puasa. Betapa senangnya, mereka datang dengan senyum dan sedikit wajah yg memelas karena menahan lapar dan haus selama 12 jam.
Lelah? Mungkin sedikit lelah karena menjaga lima toko hanya dengan tiga orang, aku, Ayah dan Ibu. Terkadang kesel juga kalau begitu ramenya sementara tangan Cuma dua, kaki juga Cuma dua. Berlari dari pintu 1 ke pintu lainnya, dan bisa kubayangkan hari ini betapa sibuknya dan betapa lelahnya mereka disana. Begitulah setiap hari di bulan puasa, tapi tidak di detik ini. Karena kini, aku hanya bertemankan pena dan tumpukan buku pelajaran yang kulakoni setiap hari demi mengejar mimpi. Dan semua itu kulakukan karena Ayah dan Ibu. Yah… Hanya belajar dan duduk enak di kursi. Sungguh sepi memang hidup ini, berbuka puasa tanpa keluarga. Ketika sahur tidak ada yang mencubit kakiku karena susahnya membangunkanku. Ah, aku rindu…mereka. Jujur, aku menulis cerita dengan senyum juga air mata yang meleleh. Semua ini tak dapat di ungkapkan oleh kata-kata. Memasuki bulan puasa tanpa mereka disisiku, tapi tetap ada dihatiku. Setiap berbuka puasa aku selalu menyisakan sesendok untuk mereka lalu berkata “Ayah, Ibu. Aku lagi berbuka puasa dan makananku hanya mie goreng Indomie dan teh es, semoga kalian juga merasakannya disana.” Sambil mengunyah, tak sadar aku menangis.
Sholat tarawih pun pergi sendiri ke surau terdekat. Tak lupa juga kusisihkan Doa untuk mereka agar selalu diberikan kesehatan jasmani dan rohani. Setelah selesai Sholat, terkadang aku pergi ke puncak rumah melihat kerlip bintang yang jauh digenggaman dan sedikit-sedikit kembang api yang bisa membuatku jingkrak jika melihat partikel-partikel api yang bertabrakan hampir menyentuh bintang sekaligus juga vaksin penyakit kesepian ini.   

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate