Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Puisi Bidadari Hujan#1



By  Sarni Kurniati     10/08/2011 10:31:00 PM    Labels: 

TERUNTUK HUJAN

Hari ini awal pertemuan kita
Aku pikir bersamamu
akan menghilangkan lelah yang berkuasa
Tapi kau kejam
Kau menyangkitiku
Menusuk pori-pori hatiku
Apa salahku?
Bukankah selama dua bulan
Kau yang tak pernah mengabariku?
Ketika kukirim surat beramplop biru
Melalui angin ke istanamu
Aku bertanya, Apakah di sana langit membiru?
Kau membalaznya dengan halilintarmu
Aku bertanya Lagi, apakah hitam awan di sana?
Kau menjawab dengan terik matahari
Apa maumu?
Aku tak tak tahu maumu
Kau tak tahu apa mauku
Kita Egois
Setahu aku, dulu
Kau Air dan Aku Api
Dengan kesetiaanmu telah menghangatkanku
Setiap Tungku ini berkobar
Tapi kemana? Kemana? Kemana?
Dirimu selama ini, kumencari sampai langit ke tujuh
Yang kutemui hanya alamat palsu
Tapi, Sekejap
Saat gelap malam
Kau datang tanpa gerimis mengundang
Halilintarmu bergelegar menguasai langit
Kau hempaskan segalanya dengan badaimu
Tak puas dengan semuanya
Kau buat aku tak berdaya
Jangan benci aku hujan
Karena bidadari hujan
Tak bisa ke kembali ke kayangan
Tanpa sosokmu, Hujan.


By Bidadari Hujan, Telaga Biru, 06 Okober 2011

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate