Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

NOVELET CERITA DARI BUKIT CINTA (diperpanjang ampe 31 desi)



By  Sarni Kurniati     12/22/2011 06:44:00 AM    Labels: 


oleh Laskar Pemimpi Menulis pada 16 Desember 2011 pukul 6:19
Salam menulis!

Sahabat, dalam rangka menyambut tahun baru yang aslinya kurang dari 2 bulan lagi, aku mengajak kepada sahabat untuk merapaaaaaaaaaat bersamaku menulis kumpulan cerpen cinta,.

Aku sudah punya tuh satu novelet yang sudah hampir satu tahun terkubur dalam kardus besar bekas televisi di rumahku, jadi sekarang aku mau mengajak kalian untuk melengkapi tulisanku dengan cerpen-cerpen dari kalian,.
Leutika Prio sudah menantangku dengan teriakan kencangnya,
"Ayooooooooooooooo terbitiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.......... Cepeeeeeeet kiriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiim," ucapnya dengan semangat!

Adapun syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut;

>>> CEKIDOT!!!

1. WNI (khususon)
2. Naskah berupa cerpen (maksimal mengirimkan 2 naskah cerpen) bertema "Remaja dan Cinta" yang menceritakan kebudayaan/beragam suku bangsa di negara kita atau apa saja yang berkaitan dengan tradisi-tradisi/adat-istiadatnya, harus mengandung unsur pengetahuan tentang suatu budaya daerah, seperti suku Baduy,suku Batak, Dayak, Subak dan lain-lain,asal jangan suku kanibal saja, Ahehehee.... Ingat, bukan cerita Islami (tapi tidak mengandung unsur pornografi atau menyinggung SARA) #sebagai pemanis cerita boleeeeeh kok menyelipkan cerita 'percintaan' tapi gaya bahasanya tidak over/vulgar Okeeey# Dimohonkan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (secara bentuk penghargaan terhadap bahasa kita sendiri gitu loooooh)
3. Panjang naskah antara 7-10 halaman A4 huruf TNR size 12 spasi 1.5 margin standard.
4. Naskah dikirim ke alamat email'ku yaaa (ndetmurarka@yahoo.com) paling lambat  tanggal 15 Desember  2011 *ingat, jangan dikirim ke badan email tapi ke attachment/lampirkan file
5. Dipilih 15 cerpen terbaik yang akan disandingkan dengan noveletku "CERITA DARI BUKIT CINTA" (sebagai rujukan akan dilampirkan cuplikan ceritanya) #cerpen yang masuk insyaAllah akan aku seleksi dengan sebaik-baiknya sesuai tema#
6. Bagi 3 naskah terbaik akan menerima uang tunai masing-masing Rp 100.000, dan dipilih 1 terbaik yang akan mendapatkan 1 buah buku CERITA DARI BUKIT CINTA jika sudah diterbitkan nantinya.
7. Jangan lupa menuliskan biodata diri lengkap dan biodata narasi diakhir tulisan.
8. Pengumuman 15 terbaik akan diumumkan kurang lebih lima hari setelah detlen! 
9. Copas info ini dan bikin sinopsis cerpenmu di bawah info ini lalu tag min.15 temanmu termasuk aku!
So, ayoooooooooooo menjelajah Indonesia bareng diriku!!!!

>>> Semoga niat kita ini mendapat ridho dan diberi kelancaran oleh Allah yaaa.......
Ayo tuangkan imajinasimu dalam tulisan,, dan semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat..............

#konfirmasi balik diriku via inbox atau wall FB jika kalian sudah mengirimknnya Okey!
#Mohon untuk menyebarkan info ini secepatnya dan tag teman-temanmu!

Salam,
Bin Murarka

>>>Nah, ini loooh cuplikan noveletku...

           Siang bergulir menjelang sore.
          Icha membuka lebar-lebar matanya, tak seorangpun terlihat disana. Lalu pandangannya tertuju pada sebuah lubang persegi yang menganga, terang dan lebar. Pintu tersebut dibiarkan terbuka. Segera dia bangun dan berjalan kearahnya. Dilihatnya tangga kecil disana, kemudian dia menuruninya, kakinya yang telanjang tanpa alas dia injakkan ke tanah, dia berdiri terpaku. Lama - kelamaan ada rasa takut menghampirinya, tubuhnya sedikit gemetar memikirkan keberadaanya ditempat itu. Dia sendiri.
           Niatnya untuk pergi dari tempat tersebut sangatlah kuat, lalu dia berjalan, tapi baru beberapa langkah saja, tubuhnya terasa lemas, dia mengurungkan niatnya, apalagi tempat tersebut belum dia kenal. Dia takut akan tersesat, dan siapa tahu akan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Icha membalikan badannya dan berjalan menuju teras rumah tersebut, diapun duduk disitu, matanya memandang pada deretan pohon dan semak-semak didepannya, pikirannya tak tentu, dia terlihat melamun.
           Tiba-tiba seseorang muncul dari arah samping, membuat lcha tersentak.
           “Kita masuk dulu, nanti aku akan mengobati kamu didalam.”
           Icha melihat ke dalam rumah melalui pintu yang terbuka. Pikirannya merasakan kepenatan. “Aku lebih suka disini.”
          "Baiklah, sekarang kamu berbaring dulu, aku akan mengobati memar dikaki kamu.”
           Icha pun menuruti perintah lelaki asing tersebut. Dia memperhatikan setiap gerakan yang lelaki itu perbuat. Pertama dia menghancurkan daun  obat yang dia bawa hingga mengeluarkan air, kemudian dioles – oleskan pada kaki Icha yang memar. Icha merasa kesakitan, tapi dia tahan.
          “Tidak apa-apa, tahan dulu sebentar. Biar cepat kering lukanya.”
          “Tapi benar-benar perih.”
          “Setiap luka pasti sakit. Luka apapun. Banyak luka dalam kehidupan ini. Tinggal kita saja yang harus kuat dan sabar menerimanya, karena itu merupakan cobaan hidup.”


About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate