Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Pemenang Naskah terbaik LOMBA Menulis puisi & cerpen - EVEN ke-2 bersetingkan "Masjid, Surau, Musholah, atau Langgar



By  Sarni Kurniati     12/22/2011 06:30:00 AM    Labels: 


oleh Gawangnya Berkarya pada 28 November 2011 pukul 22:44





 


 Bismillahirrahmannirrohim

Assalamu’alaikum Wr Wb

Alhamdulillah tepat tgl 28 November 2011 semoga di awal tahun baru Islam bisa menjadikan awal bagi diri kita untuk saling mengintropeksi diri. Hari ini, sesuai amanah dan janji kami, kami akan mengumumkan nama-nama naskah terbaik dan terpilih buat dibukukan.

Buat naskah terpilih, selamat ya, dan naskah akan kami bukukan paling lama 2 bulan. Karena naskah sudah kami edit dan susun rapi. Hanya saja untuk antalogi Puisi, mohon maaf kami tidak bisa mencantumkan nama biodata peserta. Karena peserta sedikit sekali yang mengirimkan biodatanya. Jadi bila kami harus menanti kembali akan menunggu lama, belum lagi proses ke penerbit dll.

Naskah puisi sebenarnya semuanya ingin kami bukukan, tapi melihat kekualitasan puisi, karena sudah beberpa kali juri mencoba membantu untuk mengedit naskah tersebut untuk diikutkan dalam 1 buku tapi tetap tidak bisa, karena naskah tersebut belum “renyah” dinikmatin sebagai puisi. Karena bahasa terlalu standar, judul, isi, dan penuturan dalam tipografi masih jauh dari harapan.

Untuk naskah Cerpen banyak sekali yang tidak bisa kami ikutkan, karena: 1) judul dan setting masih jauh dari yang kami harapkan. 2) isi dan pesan masih belum bisa kami dapatkan karena ada beberapa naskah di awalnya bagus tapi di tengahnya terkesan menghayal. 3) kami hanya memilih naskah cerita pribadi atau cerita yang menyentuh di hati. Bukan kisah aib, bukan kisah hayalan, bukan kisah terkaan. Artinya, kisah ada beberapa naskah yang banyak sekali percakapan dibanding kisah bernarasi atau deskrifitif.
.
Oleh karena itu buat naskah yang tidak terpilih kami minta maaf sedalam-dalamnya untuk terus berkarya. Naskah yang tidak terpilih boleh ditarik kembali silahkan direvisi dan bisa diikutkan kembali pada lomba-lomba berikutnya. Buat nama naksah terpilih nantikan kelanjutan kabar buku terbit selama 2 bulan kedepan.

A. Biodata Pemenang Cerpen Terbaik :

Sjahrijati Yati Rachmat, lahir di Cirebon, pada tanggal 10 Juli 1939. Ayah Sumatera Barat, ibu Bogor. Sekolah SMA di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kuliah di Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Hukum (3 tahun, non-graduate), Akademi Bahasa Asing (Bahasa Inggris) – Akademi Jakarta – 2 tahun, non graduate). Tahun 1967 sampai dengan 1991 bekerja sebagai staff di Unicef Jakarta; tahun 1991-1999 bekerja sebagai staff temporair di berbagai perusahaan asing). Sejak tahun 1999 hingga sekarang sebagai tenaga sukarela mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak yang kurang mampu mulai dari Kelas 5 Sekolah Dasar s/d kelas 3 SMA. Memberikan kursus privat, bila diperlukan bagi mereka yang ingin melancarkan conversation dalam bahasa Inggris. Pengalaman menulis: Cerpen dimuat di majalah FEMINA no.
129, tanggal 14 Maret, 1978, hal.52/58 berjudul NELIA (dengan nama pena: Hendra J.) – Catatan: nama pena kini tidak dipakai lagi.) Alamat surat: Yati Rachmat d/a Luli Marthalena, Perumahan Green Bintaro Residence, Blok C-4, Jalan Elang Raya, Kampung Sawah Lama, Ciputat 15413, Tangerang Selatan.

Nama naskah Cerpen  yang lolos:
  1. Aku Pada Mu Karya: ENDANG SSN
  2. Rumah Kedua karya Abi Sabila
  3. KUTEMUKAN KETULUSAN HATI karya: Himmah Mahmudah
  4. Tiada Kata Terlambat DimataMu karya: Yati Rachmat 
  5. DI PINTU-MU AKU MENGETUK karya: Oktaviana M
  6. Beranda Taubat Karya: Sandza
  7. Cahaya Surau Kami Mengalahkan Mentari karya: Hakiki Erawati (Harap kirim ulang biodata ke inbok ya biodata narasi)
  8. Cintamu, Kagumku di surau-Nya karya: Hylla Shane Gerhana
  9. Speaker Masjid Kampungku Karya:  Faiz Fathur Roshan (Harap kirim ulang biodata ke inbok ya biodata narasi)
  10. MOSKEE SELWERD karya: Sri Aktaviyani Harap kirim ulang biodata ke inbok ya biodata narasi)
  11. SUBUH GEMETAR RINDU karya: Zuliana  Ibrahim
  12. Sebuah Kota Asing karya: Dodi Prananda
  13. TAMASYA DARI MASJID KE MASJID karya: Meidian Putri Zusana
  14. Sehangat Dekapan Masjid karya: Syifa Enwa (Harap kirim ulang biodata ke inbok ya biodata narasi)
  15. Wak Sariman, Penjaga Masjid karya: Bendi Saputra
  16. Rindu Masjid karya :  Widya N.
  17. Langgar karya:  Aisyah Lsety
  18. Malaikat Masjid karya: Dwi Sysil

Ini salah satu contoh Narasi biografi dewan juri:

BIODATA PENULIS:

Ady Azzumar, adalah penulis yang memiliki nama asli Supriadi, S.Pd.I. putra dari K.H Iskandar Ab. Ba dan Hj Nurmassianah. Kelahiran bungsu dari 8 bersaudara ini adalah Putra Daerah Muara Enim,  23 September 1986.
Menyukai bidang baca puisi sejak kelas III SD. Beberapa karya tulisanya: Cerpen, Puisi, Esai nongkrong di media Sabili, Gi-Zone, Majalah Gaul, Literasi, Tunas Gemilang, tinta,  harian Berita Pagi, Sriwijaya Post, Sumatera Ekpres, dll. Penulis sejak kelas III SD sampai bangku Kuliah sering menjuarai baca puisi. Prestasinya di bidang kepenulisan: Juara 1 karya Cipta  menulis puisi Biologi (Unsa, 2011), Nominasi 15 besar karya cipta puisi Kajian Zionis Falestina bersama FLP Depok (Depok, 2011), juara 1 karya cipta menulis Bekasi Berpuisi (FLP Bekasi, 2010), Juara pilihan puisi terfavorit Telkomsel 2010, Pilihan Cerpen Kontroversi Persahabatan Unsa Awards (2011), Juara III menulis puisi se-Sumsel, di kota Lubuk Linggau (2009), juara II menulis cipta Cerpen se-Sumsel (Palembang, 2007), dll

Beberapa buku karya terbaiknya: Ruh dalam Maksiat (Literer Khatulistiwa, 2010), Tak Selamanya Nikah Dini itu Indah (Inzpirazone Publisher, 2011), Sepucuk Surat untuk Rasulullah (Inzpirazone Publisher, 2011) beberapa antalogi: Kerdam Cinta Palestina (Folipenol, 2010), Simfoni Munajat Padamu (FLP SUMSEL, 2010), Munajat Sesayat Doa (Leutika Prio, 2011), Selaksa Makna Rhamadhan (Leutika Prio, 2011), Cantik (Leutika Prio, 2011), Ibuku adalah Segalanya Bagiku (Leutika Prio, 2011), Antalogi Puisi Festival Bulan purnama Majapahit Trowulan 2010 (Dewan Kesenian Mojokerto, 2011), Bening Subuh Musi (Indie-Publhising, 2011), Kisah Pelangi (Nulis Buku, 2011), dll.

Penulis yang mengawali karirnya sejak tahun 2008. Ketua Forum Lingka Pena Wilayah Sumsel thn 2008-2010. Pendidikan S1 alumni IAIN Raden Fatah Palembang, Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, angkatan 2005. Penulis bisa dihubungi melalui hp: 085267557556, FB: Ady Azzumar, alamat: Jl Ir H Djuanda No 21 Kel Ps III Muara Enim, 31314 (SUMSEL).


B. Naskah  Pemenang Puisi Terbaik:

Surau Di Ujung Sepi
Karya: IRFAN FAUZI. 


Hanya kayu rapuh yang menyanggamu
puing berayap menjadi atapmu
kala hujan datang basah kuyup menggenangi suasanamu.
Namun dalam kedamaianmu lah akan tercipta kehidupan.
Saat kening tersentuh lantai dinginmu,
betapa sejuk jiwa dan hati bersamamu.
Kau peneduh dalam gersang kehidupan.

Ketika ufuk barat mewarnai langitnya dengan lembayung kuning
dan dawai waktu bersenandung
menggelincirkan hitungan detik menuju senja.
Di saat itulah engkau akan menebarkan Asma Tuhan,
lantunan adzan menggema dari arahmu.
Menjelajahi relung hati bagi jiwa manusia
untuk tunduk dalam dekapan rahmat Illahi.

Di bawah gemericik kasih sayangNya,
kau naungi segenap telapak diri yang pasrah pada Illahi.
Dalam pekat malam, saat cahaya rembulan menerangi jubah Mihgrobmu
hanya secercah redup dari kuningnya lentera yang tergantung di berandamu,
kau senantiasa menghidupkan hitamnya malam.
Terkadang simponi dengkuran burung menghias di atapmu
Melagukan dzikir keanggunan malam.

Namun sejalan bergantinya pagi menuju siang,
bersanding sore menyusul malam, berganti pula hari dan bulan.
Kini tak setapak pun langkah kaki
sempat bertandang menuju lantai naunganmu
debu pun semakin akrab menyusun lekuk kayu rapuh penutup punggungmu.
Kini kau sendiri, sepi ketika kau lantunkan adzan
sunyi saat kau menyeru Asma Tuhan.
Lelahnya hawa senja menjauhkan telapak yang akan mengetuk pintumu,
malam yang dingin pun jemu menelantarkan lenggangnya berandanmu
dari kening yang bersujud.

Dan ketika timur datang membawa cahaya kehidupan
kau lantunkan panggilan Tuhan dengan kesendirian.
Hanya embun dingin yang tunduk jatuh ke bumi,
hanya kabut pagi yang bersemi memuji kebesaran Illahi.
Sedang kau tersisih sepi dari tangan-tangan
yang menengadah menghadap Illahi.


Naskah yang lolos:
  1. Cinta yang Paling Karya: Dimas Indianto S 
  2. Tuhan  Aku  Datang Pada-MU Karya: Budi Syuhandi
  3. Muhasabbah ketika Dhuha Karya: Wahyu Wibowo
  4. Pergi Kerumah-Mu, Kekasih Karya: Khairi Esa Anwar
  5. Kutemukan Cinta-Mu  Karya: Endang SSN 
  6. Kembali Mencari-Mu Karya: Intan Purnama  
  7. Mengiba Ampunan Karya: Dee Dyantry
  8. Rumah-Mu dan Kenangan Hijaiyah Karya: Syadza Zahratun Nufus  
  9. Cerita Seorang Hamba Karya: Agustini  Suciningtias
  10. Renjana Nirwana  Karya: Reny Ariani
  11. Harapan Karya: Prajna Farravita
  12. Izinkan Aku Kembali Pulang Karya: Palupi Jatuasri
  13. Taubat Nasuha Karya:  Laksmi Kartika Rukmi
  14. Saksi Karya: Amalia Masturah
  15. Keterasinganku pada Sebuah Surau Karya: Nenny Makmun
  16. Persegi Kedamaian Karya: Fajar Sidik
  17. Pelabuhan Rinduku Karya: Deenaya Azka
  18. Ku Sadari CintaMu di Surau itu Karya: Ulul Rizkia Fitriani
  19. Sempatkan… Karya: Adi Saputra
  20. Ruang Cinta Karya: Dafriansyah Putra
  21. Menyapa-Mu di Sepertiga Malam Karya: Pretty Angelia Wuisan
  22. Pendar Cahaya Rumah-Mu Karya: Sakura Raihany Izza (Sarni Al-boegisy)
  23. Bulan Sabit Kecil Karya: Rika Rusianum
  24. Senandung Rinduku Pada-Mu Karya: Asni Ahmad Sueb
  25. Di bawah Kubah Suci-Mu Karya: Diewan Wulan Ai
  26. Tasbih Hati  Karya: Yuliana sugestina
  27. Potongan Bulan Karya: Rini Febriani Hauri
  28. Sudianto : SYAF PERTAMA DARI HITUNGAN JAM
  29. Rumah-Mu karya: Ai Titing Setiasih
  30. Disebuah Mesjid yang Sederhana Karya: Muhamad Dodi Kurniadi, SE
  31. Memenuhi Panggilan-Mu Karya: Fajar Kurniawan Januar Efendi
  32. Masjidpun Merindukan Kita Karya: Atika Lusi Tania
  33. NENEK TUA PEMUNGUT DAUN Karya: Nyi Penengah Dewanti
  34. Sajak Durjana Karya:  Faizal Oddang
  35. Tersadar dalam Kenangan Karya: Irdha Diah Utami
  36. Saksi Sepotong Sajadah Suci  Karya: Sandza
  37. Masjid Oh Masjid Karya: Rismayanti
  38. Lima Waktu Menyanyikan Cinta Karya: A’yat Khalili
  39. ka Lantunan Adzan Menyapaku Karya: Bagas Jiddan
  40. Perjalanan Musafir Karya: Zha Chocola
  41. Masjidku Kini Karya: AniqZ3n Lintang Kelana
  42. Riwayat Masjid-Mu Terdahulu… Karya:  Astuti A.Palupi
  43. Sembah Sujudku Karya: Ghofar El Ghifary
  44. Antara Engkau dan Perjalanan Spiritualku Karya: HW Prakoso
  45. Menara Cinta Karya: Syaiful Mustaqim
  46. Azan Karya: Ruqayyah Hanifah El-Yunusi
  47. Dalam Sujud Kutemukan Ketenangan Karya: Dewi Amalia
  48. Sajadah dalam Surau yang Hilang Karya: M.Rahmat
  49. Menemui Rinduku Karya: Dita Hyun Rin
  50. Pupus Karya: Rusydi Zamzam
  51. Langgar Karya: Sajak Raden Aksara
  52. Sebelum Magrib Karya: Rian Ibayana
  53. Marilah Menuju Kemenangan karya:  Irfan Hidayat
  54. Petapa Gila Karya: Ahmad Moehdor al-Farisi
  55. Lantunan Indah Berkumandang Karya: Fifi Utami
  56. Aku ingin Pulang Karya: Arista Devi
  57. Di dalam Rumah-Mu Karya: Erma Rostiana D.
  58. Aku Kembali Karya: Zahrah Satifa
  59. Berlumur Dosa Karya: Rian Asnul Maulana
  60. Alun-Mu Mengantarku Bersimpuh Karya: Profegama Mezzaluna Intanis Bunga Anugrahati
  61. Sujud Lelampat Malaikat Karya: Yadi Alfateh
  62. Jangan benci Aku, Tuhann Karya: Yasmin Hanafi
  63. Sampai Karya: Melanida Tagari
  64. Atas Nama Cinta karya: Aa_Kaslan
  65. Tunduk Setengah Badan Karya: Winas Nazula F.M.
  66. Tiga Malam Karya: Karyadi  
  67. Di Surau ini Ku Bersembunyi Karya: Edy Arif Tirtana
  68. Kebersamaan itu telah Aku Terima dari Mu Ya Allah Karya: Rika Julia Koto
  69. Tubuh Subuh yang Teduh Karya: Ayumi Maulida
  70. Inilah Jalan Hidupku Karya: Ajie Wicaksono A T 
  71. Akulah Hamba: Parau dalam Surau Karya: Tubagus Rangga Efarasti
  72. Di Pintu-Mu, Kubaringkan Hatiku Karya: La Jiwani
  73. Bahagia di Bawah Langit-Langit Surau Kecil-Mu Karya: Chandra Ayudiar Arie
  74. Masjid; Dia dan Mereka Karya: Ardie Pelopor
  75. Maghfiroh-Mu Karya: Mirna Mardianah
  76. Kerinduan Surau Karya: Kurnia Hidayati
  77. Dalam Sujud Ku Karya : Nurhidayatika Awaliah Abdillah
  78. Sajak Hamba Berkalung Dosa Karya: Rianto
  79. Menghimpun Tobat Karya: Syamsa Hayyu
  80. Derita Surau Tua Karya: Pena Hijau
  81. Perjumpaan Karya: Zahra Qomara
  82. Karena Rindu Tak Kunjung Menguncup Karya: Fauziah
  83. Di Sini Kau Sentuh Hatiku Karya: Eva Riyanty Lubis
  84. Deru Hati Pendosa Karya: Futicha Turisqoh
  85. Akhirnya, Ku Menemukan-Mu Karya: Fitriana
  86. Tanpa Tanda Jasa  Karya: Alaysa Nichmatul Alaniah
  87. Di Sudut Surau Mu Karya: Fanny YS
  88. Hitam Putih Karya: aLeryovan Nahli Erlangga
  89. Surau Sore Hari Karya:  Zahara Putri
  90. Fragmen Muazin Buta      - buat alm. Asmar Karya: Hairul Anam Al-Yumna
  91. Salam dari Masjid Karya: Novi arifiani
  92. Getar Rinduku Karya: Fransiska S Manginsela
  93. Di Masjid Karya: Fikrah Syailah Adam
  94. Rindu Karya: VanisaDesfriani
  95. Di Akhir Perjumpaan karya: Siti Nurjannah
  96. Rumah-Mu, Kedamaianku, Harapan atas Asaku Wawan Karuniawan Suyuti AF
  97. Izinkan Aku Kembali Karya: Fitri Juniarti (Azzura Aisy Sakinah)
  98. Senjaku di Pintu Surau  Karya: Yelfi Rahmi
  99. Di Pangkuan-Mu Ada Insyafku Karya: Febri Mira Rizki
  100. Aku Ingin Menemui-Mu Karya: Riyadi Marshall
  101. Surau Cahaya Hidayah Karya:  Nurul Azmi
  102. Dalam Malammu Karya: Rudianto
  103. Melepas Rasa Karya : Anisa Juniarti
  104. Gema dari Bangunan Berkubah Karya: Ncit AW
  105. Di Rumah-Mu Bersama Doaku Karya: Lina Ramdayani
  106. Doa-doa yang Mengiba Karya: Dayu Setya Anggarani
  107. Terbujur Kaku Karya: Alhafisyah Syahfatul Ai
  108. Jejak Terakhir Keyakinan  Karya: Robbi Saputra
  109. Mesjid Terindahku Karya: Askar Marlindo Stp
  110. Surau Di Ujung Sepi karya: IRFAN FAUZI.

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate