Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Tentang Aku dan Bapak



By  Sarni Kurniati     10/22/2014 06:56:00 AM    Labels: 




Bapak.   
Terlahir dari sosok ibu yang penyayang.   Menjadi anak ke-enam dari tujuh bersaudara.
Bapak adalah anak yang paling dimanja oleh nenek. Tidak mau memakai baju kalau belum disetrika, jadi kakak dan adiknya lah yang selalu bergantian menyetrika baju Bapak. Segala kebutuhan bapak pasti dipenuhi oleh nenek. Namun, setelah bapak menikah. Sifat manja itu berubah menjadi sosok yang pekerja keras, demi memenuhi kebutuhan keluarga kecil bapak. Hingga akhirnya aku hadir diantara mereka.  

Bapak,  beberapa bulan lagi umurku duapuluh tahun. Umur yang menuju pintu kedewasaan. Pasti banyak hal yang sudah Bapak persiapkan, bahkan jauh sebelum aku menginjakkan kaki di kota perantauan ini. Semua sudah Bapak  tata sedemikian telitinya. Bahkan dimana aku akan membuka praktik dokter pun sudah bapak tentukan, meski mungkin terlalu dini, masih empat tahun lagi. Semoga bapak selalu sehat, diberikan umur yang panjang, sehingga tangan ini bisa merawat bapak, sehingga anak bapak yang mengakui dirinya mandiri ini bisa menghadirkan kebahagiaan untuk bapak. Aku tidak akan mampu membalas segala pengorbanan bapak, namun izinkan tangan ini selalu menengadah kepada Tuhan setiap detik, agar bapak selalu dilimpahkan kasihsayangNya, dan semoga surga menjadi tempat sebaik-baiknya untuk bapak.

Bapak, segala pengorbanan bapak selalu membuatku bangga memilikimu, namun aku belum bisa 
memberikan kebanggaan untukmu.  Apakah bapak bangga memiliki anak perempuan ini? Anak perempuan bapak yang keras kepala dengan segala mimpi-mimpinya. Anak perempuan bapak yang selalu membangkang setiap bapak mengatakan hal yang bertentangan dengan prinsipnya. Anak perempuan bapak yang selalu memilih diam dan menangis setiap dirundung masalah. Anak perempuan bapak yang selalu merasa sanggup menjalani semuanya dengan baik, padahal tidak. Anak perempuan bapak yang selalu ingin menyatakan sayangnya kepada bapak namun lidahnya selalu keluh setiap menatap mata bapak.

Bapak, apakah bapak bangga memiliki anak perempuan seperti aku?

Bapak tidak perlu menjawabnya. Segala pengorbanan bapak sudah menjawab semuanya. Tugasku adalah terus menggapai bintang yang pernah kita pilih. Melanjutkan segala mimpimu, mimpi kita.

Aku bangga memiliki Bapak.

Terimahkasih untuk segala bentuk cinta dan kasih sayangmu

Sarni sangat menyayangi Bapak…

Asrama Penantian, 22 Oktober 2014.
Ditulis bersama tetesan air mata kerinduan.

     

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate

.

IBX5A8FCDBFEF8FC