Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Kamu adalah Bagaimana Semangatmu...



By  Sarni Kurniati     11/17/2014 04:42:00 AM    Labels: 
Himmah-Semangat Tinggi


Dikutip dari buku DR. Aidh Abdullah Al-Qarni, dengan judul buku BERBAHAGIALAH


Bismillah…
luruskan niat,
bulatkan tekad,
Selamat membaca sobat… J


Himmah adalah hati yang bergejolak, jiwa yang selalu bergejolak, cita-cita yang memandang jauh ke depan. Barangsiapa yang dikaruniai Himmah, maka sesungguhnya akan membawa dirinya berkelana walaupun dia tinggal di tempatnya. Dengan bermodalkan Himmah, seseorang akan mampu melakukan perjalanan yang jauh, walaupun dia duduk di rumah.

Karenanya belajarlah untuk berpacu dengan waktu, berkompetisi dengan malam-malam yang terus berlalu. Segeralah, segeralah, karena anda telah tergerus malam dan tertelan siang.

Bangkitlah ke medan kerja, usir kekosongan, berkompetisilah dengan roda zaman, berdesakanlah dengan orang-orang yang sedang berdesakan.

Umar Rahiyallahu Anhu tidaklah tidur pada malam hari kecuali sangat sedikit. Dia berkata, “Andaikata aku tidur pada siang hari, maka sia-sialah rakyatku dan andaikan aku tidur pada malam hari, maka sia-sialah diriku.”

Imam An-Nawawi tidak pernah tidur, kecuali dalam keadaan sangat darurat. Sementara itu Atha’ bin Abi Rabah menuntut ilmu di Masjid Haram dan dia tidur di tempat itu selama tiga puluh tahun.

Jabir bin Abdillah Radhiayallahu Anhu melakukan perjalanan dari Madinah ke Mesir selama sebulan penuh untuk menuntut satu hadis saja.

Tatkala fajar terbit, maka akan tampak jelas keuntungan dari kerugian. Barangsiapa yang bangun malam, maka dia akan bangun pagi dengan penuh vitalitas, jiwa segar dan hati yang penuh semangat dan penuh pahala. Barangsiapa yang seluruh malamnya hanya digunakan untuk makan, dia akan bangun pagi dengan jiwa yang kotor, malas, dan kelihatan taka da gairah. Alangkah banyak tidurnya orang yang malas, sehingga tidak memberikan manfaat kesehatan bagi badan mereka, dan tidak pula membawa kebaikan pada agamanya.

Sholatlah, bertasbilah, belajarlah, berpikir, dan bekerjalah. Kini matahari umur telah berada di atas pucuk-pucuk pohon korma. Sementara di dalam kuburan tidak ada lagi kesempatan untuk beramal, tidak ada lagi masjid untuk shalat, tidak ada lagi perpustakaan untuk membaca.

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (Al-Baqarah: 197). [*]

Semoga bermanfaat, semoga menambah semangat sobat untuk selalu berbuat kebaiakn setiap saat, karena di alam kubur tidak ada lagi masjid untuk sholat, dan tidak ada lagi perpustakaan untuk membaca.
Asrama Penantian, 17 November 2014.
Ditulis dengan penuh semangat, menanti Adzan Isya.




   

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate

.

IBX5A8FCDBFEF8FC