Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Teruntuk Tanah Kelahiran Kita



By  Sarni Kurniati     11/17/2014 07:27:00 AM    Labels: 
Saya lahir di atas sebidang tanah yang diatasnya dibangun rumah kayu yang sederhana. Inilah tanah kelahiranku, desa Simbur Naik. Sebuah daerah yang paling jauh dari hiruk pikuk kota Jambi. Desa yang dulunya padat penduduk namun kini satu persatu meninggalkannya, mereka bilang kepergiannya adalah merantau, tapi mengapa engkau tidak pulang pulang? Bukankah alasan merantau adalah jalan menuju pulang? Bukankah dengan merantau, engkau akan tahu siapa yang engkau rindukan dan merindukanmu? Mungkin rindumu tidak beralasan sehingga pulang ke kampung pun enggan. Atau kau malu karena belum bisa mempersembahkan suksesmu pada tanah kelahiranmu ini? Kalau begitu lebih baik engkau tak usah pulang. Sukses itu relatif bung, bukan itu yang diinginkan tanah kelahiranmu ini, melainkan hanya satu pijakan saja, dan kamu mengatakan, Aku rindu dan aku pulang. Bukankah selalu ada alasan untuk pulang? 

Kembalilah, tanah kelahiranmu ini sudah lama tak merasakan jejak pijakanmu saat bermain dilapangan bola , saat melakukan upacara bendera di depan sekolah, saat berkejaran dengan hujan karena terlambat masuk sekolah, bahkan ia rindu pada jejakmu terakhir meninggalkan desa ini. 

Ia rindu dan memanggil-manggilmu untuk kembali. 

"Wahai anak-anakku, kembalilah. Kembalilah menanam sawah di atas tanahku, aku butuh pengairan, aku tandus tanpa kalian."

Kau tidak tahu itu kan? Kau benar-benar tidak tahu? Kalau begitu kau bukan anak desaku. 

I will Come Back

I Promise... ;) 

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate

.

IBX5A8FCDBFEF8FC