Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Tanda Tanya?



By  Sarni Kurniati     12/03/2014 06:21:00 PM     
Bismillah...

Pagi ini kedatangan hujan.

 Yukkk, berdoa dulu...

"Allaahumma Shoyyiban Naafi'an" 
Ya Allah, curahkanlah air hujan yang bermanfaat.

Alhamdulillah, Allah masih memberi nikmat bernafas pagi ini. 
saat mengetik tulisan ini, satu jam lagi tutorial, bahan kuliah sudah ada, harusnya pagi ini bisa mengansur logbook, dan lagi saya keasyikan berselancar di dunia maya. Oughhh, pengen menghilang sejenak dari medsos. tapi rasanya ada saja magnet yang membuatku tertarik kembali kedalamnya. 
Sekarang, lagi bingung, mau nulis tentang apa. Dua hari yg lalu, editorku membalas email yang telah kukirim sejak seminggu yang lalu, ternyata beliau sedang sakit, semoga sehat selalu ya Bunda, Harusnya setelah membaca revisi outline Catatan Harian Sakura, yang sudah berkali-kali kurombak, sekarang aku gagal kembali menulis lebih awal. entahlah, ada sesuatu yang membuatku berat menulis novel ini. apa karena ini terinspirasi dari kisahku sendiri? tapi novel ini tidak pure dari kisahku, hanya saja background tokohnya memang kisah nyata, tapi alur kisahnya berbeda. seharusnya aku semangat menulis novel ini. Seharusnya. Tapi, aku masih dibingungkan dengan perasaanku sendiri. Kapan mulai menulis Sar? Malah aku sibuk mencari penerbit yang cocok dengan novel ini, ah, tulisan saja belum rampung, kok sudah mencari-cari penerbit. Sarniiii.....???? apa yang terjadi denganmu? apa yang membuatmu tidak juga mulai menulis? Masa lalu? kau tidak bisa menulis masa lalu mu kan? Move on donk Sar, sekarang bukan zaman hitam putih lagi. 

Aku butuh sesuatu yang baru, sesuatu yang bisa membangkitkanku kembali menulis.
apakah kesuksesan novel ini kelak tidak juga menjamin kembalimu menulis? ah sarni, tatap masa depan donk, semua sudah Allah berikan, Laptop, Waktu, Pikiran, Inspirasi, kemampuan, bakat, Apa lagi sih yang kamu cari? nunggu laptop hilang, atau waktu sibuk, atau kemampuan fisikmu tidak lagi ada baru kau akan mulai menulis. Sarniiiiiiii.... come on beib... :)

Kamu bisa, pasti bisa merampungkan novel ini tepat waktu. Hah, tepat waktu? memangnya deadlinenya kapan sar? Hemm, sebelum semester 6 kan? tuh, masih ada waktu hampir 3 bulan. masih cukup kok, untuk merampungkan tulisanmu, sekalian editing. Lalu bulan Februari kamu kirim draftnya ke penerbit Wahyu Qolbu, Hemm sekitar 3 bulan lagi baru dapat balasan email dari penerbit, kira-kira bulan Mei or Juni. Kalau dipikir2 konsep novel ini menarik, tidak pasaran kok, jarang ada buku yang tokohnya mahasiswa kedokteran, apalagi penulisnya adalah mahasiswa kedokteran dengan segala pejuangannnya mendapatkan gelar dokter. Kata editormu begitu kan? Optimis, pasti novel ini akan masuk rentetan di antara rak buku best seller gramedia, oke? dan aku yakin, pasti orangtua kamu bangga dengan buku ini. bukankah di dalamnya ada ungkapan cintamu untuk mereka?  dan bukankah sejak mereka membaca buku ketigamu, mereka pun menanti bukumu selanjutnya, tentunya buku solo yang kamu kerjakan sendiri, yang kamu tulis dengan cinta. 

Sar, kalau kamu bertekad untuk menghadiahkan buku ini untuk bapak dan ibu, aku yakin prosesnya gak akan lama, paling tidak kamu bisa merampungkan selama 60 hari, setiap harinya kamu bisa menulis 10 lembar, jadi deh 120 lembar dalam tempo 60 hari. Bagaimana? 10 lembar sehari masih sulit, oke, gimana kalau kamu nulisya setiap selesai sholat fardhu? 5 kali kan? 2 lembar x 5 kali sholat fardhu? cukup 10 lembar? oke? 

Masih belum bangkit semangatnya sar? 

oke, kalau kamu berhasil menulis buku ini dengan waktu yang telah ditentukan, kamu bisa mengrimkan draft novelmu ke Zumi Zola untuk endors buku kamu, pak Rektor? walikota jambi? walikota batam? mbak Asma Nadia, Helvi Tiana Rossa (mereka endors buku penerbit Wahyu Qolbu, kan?) dan kamu bisa launching buku di kampus, kamu akan dikenal civitas akademik kampus, sama seperti waktu kamu meluncurkan buku pertama dan ketiga saat MAN dulu, sampe kepsek saja memesan 5 buku, trus kamu dipanggil ke depan, tepatnya berdiri disaming kepsek, lalu beliau memperkenalkanmu dengan seluruh siswa MAN saat pidato upacara berlangsung, Bangga bukan? ketika pak Sulaiman -Kepsek MAN model 2011- mengatakan "Inilah siswa yang sukses mengharumkan nama baik sekolah, semoga muncul  sarni-sarni yang lain dg bakat yang luar biasa." 
Nah, itu semua pencapaianmu saat sekolah dulu, seharusnya sekrang kamu lebih percaya diri sar. Iya, lebih pede. Yakin, bahwa Allah tidak akan merubah kehidupan hambanya, kecuali hambanya berusaha merubah hidupnya sendiri. Kamu tahu itu kan, Sar? sekarang jangan kebanyakan ngayal sukses kalau action kamu gak ada. Talk Only, No Action, its Zero. harusnya From Zero to Hero. 

Oke. Sudah waktunya untuk bergegas kuliah. Yakin sar, setiap upaya yang kita lakukan sekecil apapun akan diperhitungkan di akhirt kelak, jadi please, menulislah, menulislah, menulislah. 

SEMANGATTTTT.... Keep Writing... Catatan Harian Sakura :)   




About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate