Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Motivasi Menikah



By  Sarni Kurniati     5/21/2017 03:53:00 AM    Labels: 
Jika kita menarik secara general bahwa umur manusia itu cuma 65 tahun dan manusia menikah pada usia 25 tahun, maka manusia menghabiskan 40 tahun sisa umurnya dengan pernikahan.
Maka dengan logika yang sangat sederhana tersebut, lebih dari setengah usia hidup dihabiskan dalam sebuah hubungan, siapa yang tidak mempersiapkannya dengan baik bisa jadi membuat 40 tahun tersebut menjadi waktu-waktu yang sia-sia, tidak bahagia, tidak menarik, dan sebagainya.
Persiapan pernikahan bukanlah sekedar walimahan dan pesta pora, lebih penting dari itu adalah ilmu, ilmu yang akan digunakan untuk mengarungi 40 tahun sisa umur manusia.
MOTIVASI

Setiap hal memiliki asalan yang mendorong terjadinya hal tersebut, tak terkecuali pernikahan. Setiap orang memiliki alasan tersendiri yang mendorongnya untuk menikah. Islam sebagai agama penyempurna memberikan koridor yang terang terhadap alasan-alasan tersebut.
Islam mengharamkan pernikahan dengan alasan yang buruk, misal laki-laki ingin menguasai harta perempuan, dan lain-lain.
Islam bahkan menjadikan pernikahan wajib hukumnya bagi seseorang yang telah mampu dan khawatir terjerumus ke perbuatan zina.
Ketika kita ingin menikah, kita harus menyelidiki diri kita sendiri, apakah motivasi kita sudah benar menurut islam ?
Menikah bukanlah balap mobil, berlomba-lomba untuk yang tercepat menikah. Menikah adalah amanah, niatkahlah pernikahan dengan niat yang baik. Maka Allah akan memberikan “amanah” tersebut diwaktu yang tepat.
MASA PERSIAPAN

Persiapan menikah meliputi persiapan ruhiyah dan jasmaniyah. Kita memperbaiki kualitas diri termasuk dalam persiapan ruhiyah. Mempersiapkan mental sebaik mungkin, mempersiapkan bekal ilmu yang cukup, Dan lain-lain.
Pada masa persiapan, kita juga dihadapkan pada aneka pilihan dalam wujud lahiriah, berupa umur, rupa, kesehatan, dsb. Meski kita tidak pernah tahu dengan siapa kita berjodoh, tapi kita selalu bisa mengusahannya.
Misal kita ingin pasangan kita lebih tua atau lebih muda 5 tahun dari kita, kita bisa mencarinya. Kita diberikan pengetahuan bahwa perempuan secara biologis lebih cepat menua baik secara fisik maupun psikis daripada laki-laki, sebab itu pula laki-laki disarankan mencari perempuan yang lebih muda darinya. Ini adalah saran-saran masa kini yang tentu saja tidak ada salahnya dipertimbangkan.
Perkara nanti jodoh bagaimana, itu urusan Allah.
Selain itu, persiapan lahirian bisa juga berupa persiapan secara materi. Meski rejeki sungguh urusan Allah, tapi seseorang yang mampu mempersiapkan kesiapan materi yang baik tentu akan lebih “pede” dan “yakin” dalam menatap masa depan pernikahanya. Laki-laki sebagai pemberi nafkah nantinya bisa dilihat kesiapannya dalam tanggungjawabnya dalam keseriusanya mempersiapkan hari esok setelah ijab kabul.
Asal kita harus selalu berpegang teguh, tidak menjadikan kesiapan materi sebagai indikator utama , itu hanya menjadi salah satu faktor kecil sebuah keseriusan. Dan tidak pula menjadikannya alasan untuk menunda-nunda pernikahan.
MEMPERSIAPKAN

Agar kita tidak mudah tergoda oleh laki-laki/perempuan lain ketika sudah menikah caranya mudah, dari sekarang carilah yang paling baik.
Paling baik menurut siapa ? Allah tentu saja.
Bagaimana mengetahuinya? caranya lihat diri kita sendiri, sudah sebaik apa.
Seperti telah diuraikan pada materi SPN sebelumnya, bahwa jodoh adalah perkara kualitas. Sekiranya kita telah memperoleh yang terbaik dan percaya penuh bahwa yang kita peroleh adalah memang yang terbaik. Inshaallah kita tidak akan mudah tergoda oleh yang lain ketika telah menikah.
Sebagaimana prolog diatas, bahwa kita akan menghabiskan lebih dari separuh hidup kita dalam ikatan pernikahan. Kita, sebagai generasi yang ditakdirkan masih lajang hingga hari ini, sediakanlah waktu untuk terus belajar tentang ilmu pernikahan. Pernikahan adal
ah perkara dunia dan akhirat. Ilmu untuk mengarunginya pun meliputi ilmu dunia dan ilmu akhirat (agama).
Perbaiki niat (motivasi) agar Allah memberikan petunjuk yang lurus, segala sesuatu sungguh bergantung pada niat. Dan ujian terberat bagi niat adalah komitmen akan niat tersebut. Semoga Allah menjaga niat kita tetap pada mulanya. Bahwa pernikahan adalah semata-mata jalan menuju keridhoan Allah.
Tulisan tentang materi SPN dapat disimak seluruhnya melalui tautan berikut ini : SPN SALMAN ITB
Penulis menerima saran, kritik, dan diskusi yang membangun.

dikutip dari http://kurniawangunadi.tumblr.com/tagged/SPN/page/2

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate