Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Camping di Pulau Mubut Batam



By  Sarni Kurniati     10/11/2017 05:59:00 AM    Labels:,,, 
Pulau Mubut adalah pulau yang terletak setelah Jembatan 4 Barelang, untuk sampai ke pulau ini kita harus menyeberang melalui pelabuhan Sembulang. 

Waktu tempuh dari Batu Aji hingga Pelabuhan Sembulang kami perkirakan sekitar 1,5 jam, itu kalau laju mobilnya santai. Kami berangkat jam 10.30 dan tiba di pelabuhan sekitar jam 12.00. Kemudian menyebarang dengan pompong sekitar 10 menit sampai ke pulau mubut darat. Sebenarnya pulau mubut ini terdiri dari 2 pulau, Pulau Mubut Darat dan Pulau Mubut Laut, nah Pulau Mubut Darat ini lah yang menjadi objek wisata, sementara Pulau Mubut Laut seberang dari Mubut darat adalah pemukiman warga yang mengelola Pulau Mubut Darat. Menurut salah satu warga yang mengelola pulau, banyak dari pihak luar negeri yang berminat mengadopsi pulai ini, untungnya sih warga tidak bersedia meski dibayar berapapun. Sepakat, karena seperti kebanyakan objek wisata di batam rata-rata sudah dibangun resort, dll, sehingga esensi sebagai objek wisata dari pulau itu sendiri pelan-pelan menghilang, halah ngomong apa sih saya haha, pokoknya gitu deh, baiknya pulau ini tetap dikelola oleh warga setempat, selain dijadikan objek wisata bisa jadi aset mata pencarian untuk warga di pulau.


Meskipun dadakan, camping kita tetap seru dan asyik. Perjalanan ke Pulau Mubut adalah keempat kalinya, setelah menjelajahi Pulau Putri, Bintan, Palm Spring, dan Pantai Viovio. 
Ternyata semua ide jalan-jalan kami berawal dari ide dadakan, hari ini planning besok berangkat. Hehehe maklum karena jadwal koas yang tidak bisa diprediksi. Awalnya sih nggak mau nginap, karena betah banget lho di pulau ini, adem dan bersih, akhirnya kami memutuskan untuk menginap. Kapan lagi ya kan mumpung ada waktu liburan. Khususnya saya yang membawa misi "memotret senja" wkwkwk

Persiapan utama camping di pulau adalah MAKANAN.

Kenapa? karena di sana kalian gak akan menemukan warung sate, bakso, apalagi nasi padang. Jadi, kami membawa bekal nasi padang karena kalorinya lebih banyak, waktu pembakaran kalorinya lebih lama, selain itu cemilan ciki-ciki, dan air minum 4 botol besar (ternyata gak cukup untuk 6 orang hiks akhirnya kami minum air pulau aja), karena gak berencana buat camping jadi bawa persiapan untuk sehari doank, nah pelajaran nih buat kalian yang mau camping, prepared banget nih makanan, karena urusan perut bukan main-main guys,

Ini list makanan yang mesti dibawa kalau kamu mau camping ke pulau. 
1. Mie Instan (bisa popmie, kalau kalian gak bawa tempat makan, dan gak mau ribet)
2. Telur (yang udah direbus)
3. Barbeque (Sosis, Jagung, Daging, Ayam). 
4. Beras, karena disana ada listrik dan setiap pondok penginapan ada colokan, jadi bisa buat masak pake ricecooker, ribet tapi dijamin kalian gak akan kelaparan seperti kami.  
5. Air minum (galon kalo kalian sanggup bawa, atau aqua gelas satu dus).

Sebenarnya di pulau ini ada yang jualan, tapi mahal banget satu popmie seharga 10 ribu dan air mineral sedang 5 rb, pengalaman kami yang serba dadakan ini akhirnya makan malamnya popmie, paginya pun juga popmie, please jangan ngikutin camping dadakan kami ya, hahaha kalau kalian gak terbiasa kelaparan #koasudahbiasakelaparan, kalau mau camping persiapkanlah dengan sungguh-sungguh, seperti tetangga kami yang begitu baik (cowok-cowok kece tapi gak pelit berbagi makanan ahaha) berbagi sosis dan jagung bakar kepada kami. Mereka sepertinya sudah terbiasa camping, melihat persiapan mereka dibanding kami para pempuan tangguh yang sanggup nahan lapar karena camping dadakan, wkwkwk.



Persiapan Kedua camping adalah PAKAIAN

Kalau item yang ini pasti semua bakal bawa karena tujuan ke pantai mau berenang, kecuali cuma celupin jempol kaki doank, gak perlu bawa baju ganti. Jangan lupa bawa selimut/kain/sarung, karena disana dingin banget, terutama kamu yang pengen tidur di luar pondokan, bisa sampe menggigil saking dinginya. Pengalaman saya dan perempuan tangguh yang sudah bersedia menemani saya menunggu bintang jatuh, hahaa kami tidur di luar pondok gak pake tenda, hanya beralaskan karpet dan sehelai kain, saat subuh doi menggigil saking dinginnya. Please jangan ditiru. ><

Oh iya, untuk alas di pondok sudah ada karpet plastik. kalau kalian gak mau ribet bawa karpet (untuk duduk/tidur di bibir pantai), kalian bisa menyewa dengan harga 20ribuan gitu kata do'i yang lupa bayar sewanya. wkwkwk ba'a tu bu? beko ditagih sama urang pulau. Sepertiny kami harus kembali ke sana suatu hari nanti, Maaf ya Ibu yang punya karpet, InsyaAllah kami akan kembali dengan waktu yang tidak bisa ditentukan. Doakan koas kami lancar, dan berakhir dengan bahagia sehingga kami merayakannya dengan camping dengan persiapan matang. lho, kok malah minta doa ><





 

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

No comments:

Post a Comment


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate