Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Tentang Jatuh



By  Sarni Kurniati     12/23/2017 08:21:00 AM    Labels: 
Bukan hanya tentang meraih impian, tapi tentang bagaimana kamu bangun dari setiap jatuhmu.

Setiap orang tua pasti mengharapkan masa depan anaknya gemilang. Sejak fajar terbit hingga malam menerbitkan fajar kembali, orangtua bermandikan peluh dan menghalau keinginannya sendiri demi memenuhi keinginan anaknya. Betapa bahagianya ketika harapan yang mereka tanamkan pada diri anak-anak mereka menjadi kenyataan, buah hati mereka telah membuat bangga keluarga. Tapi sebagian orangtua dengan raut sedih, matanya berlinang bukan karena anak-anaknya telah sarjana, melainkan buah hati mereka telah gagal membuat keluarga bangga. 

Anak sarjana dan mendapatkan pekerjaan yang layak.

Bukan hanya impian orangtua, tapi juga impian anak adalah membuat orangtua bangga padanya. 

Ternyata bukan hanya nasihat tentang mengejar cita-cita yang selalu disampaikan orangtua kepada anaknya. Tapi tentang bagaimana bangun dari setiap jatuhnya, tentang bagaiaman anak-anak bangkit untuk kembali mengambil langkah setelah jatuh teramat dalam, tidakkah orangtua mengetahui bagaimana perasaan anak ketika gagal dari semua upaya yang telah  dilakukan? Menyalahkan anak karena kegagalannya meniti masa depan bukanlah tindakan yang tepat, hanya akan membuat hati sang anak semakin kerdil, merasa tidak mampu menjadi tumpuan harapan orangtuanya. Sungguh nasehat tentang bangkit dari kegagalan justru lebih membuat sang anak siap menghadapi perjalanan hidupnya yang semakin tidak mudah dilewati. 

Orangtua mungkin lupa, bahwa anak bukan tempat melampiaskan hasrat dan keinganannya semata. Anak bukanlah orang dewasa dalam fisik kecil. Mereka akan menjalani kehidupannya sendiri, mereka harus berani mengambil keputusan sendiri, teguh pada pendirian sehingga ia tidak terwarnai oleh hal-hal buruk.  Hal-hal yang menguatkan diri sang anak berasal dari keluarga terutama orangtua. Sedih rasanya jika orangtua hanya menuntut keinganannya pada sang anak, sementara mereka tidak mengetahui potensi anak-anaknya.

Jadilah orang tua bukan hanya memeluk sang anak ketika ia berhasil dan menyesali ketika anak gagal, tapi rangkul mereka dalam keadaaan apapun terutama saat mereka jatuh dari harapan untuk membuatmu bangga.

Jika orangtua tidak lagi percaya pada anak-anaknya, bagaimana anak bisa percaya dengan dirinya sendiri?

Medan, 23 Desember 2017.




About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

2 comments:

  1. Luar biasa, betul sekali anak2 bukan hanya di push utk prestasinya, tapi juga mentalitas nya dalam perjuangan. Nais inpo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mental anak seharusnya dipersiapkan untuk mnjd bekal mereka meraih impiannya. Thanks mas

      Delete


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate

.

IBX5A8FCDBFEF8FC