Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Dibalik Pesona Mesjid Raya Al-mahsun Medan



By  Sarni Kurniati     1/23/2018 08:54:00 AM    Labels:,,,,, 
Setelah hampir 2 bulan tinggal di kota ini, akhrinya saya bisa menginjakkan kaki di salah satu icon bersejarah di Medan. Saat memasuki gerbang mesjid, hati ini terus mengucap takbir ketika sampai pada tempat ini. Mesjid Raya Al-Mahsun yang dibangun oleh Sultan Maimun al Rasyid Perkasa Alamsyah IX begitu megah dengan 4 serambi utama yang menjadi tempat pintu  utama masuk ke mesjid. Terdapat pula 2 menara yang  menjulang tinggi  di belakang mesjid, membuat mesjid ini semakin megah dibanding istana Sultan Maimun yang terletak tidak jauh dari mesjid ini. 

Mesjid Raya Medan dibangun selama 3 tahun lamanya, dimulai 21 Agustus 1906 dan selesai 10 september 1909. Arsitektur bangunan mesjid ini perpaduan timur tengah, india, dan spanyol. Dengan design yang berbeda dari mesjid pada umumnya, mesjid ini berbentuk segi delapan dengan 4 serambi. Kemegahan mesjid ini bukan hanya tampak dari luar, namun juga dibagian dalam terdapat 8 pilar yang menyanggah kubah utama pada bagian tengah. Mesjid Raya Medan menjadi bukti peninggalan sejarah suku melayu, Kesultanan Deli, Kota Medan.

dok.pribadi

dok pribadi
dok.pribadi


Untuk sampai ke mesjid ini sangatlah mudah, karena letaknya di pusat kota sehingga mudah diakses bagi kamu yang hendak sholat atau ingin mengunjungi wisata religi di kota Medan. Beberapa wisata yang berada disekitar mesjid adalah Istana Maimun dan Rumah Tjong A Fie. Untuk sampai ke Istana Maimun kamu cukup berjalan kaki, karena jaraknya tidak jauh dari Mesjid, atau kalau cuaca sedang terik gak perlu khawatir karena becak motor berjejeran di depan gerbang masjid siap mengantar kalian sampai ke tujuan.  

Setelah puas mengambil gambar masjid dari setiap sudut, adzan berkumandang, saya bersama seorang teman yang tampak anggun dengan jilbab rubiah cantik yang ia kenakan (sebut saja namanya Tia), segera mangambil wudhu di gedung tertutup yang terpisah dari masjid, sebenarnya kurang nyaman buat perempuanm karena harus menitipkan sepatu ke tempat penitipan yang letaknya jauh dari tempat wudhu, sehingga aurat  (kaki) bisa saja tampak oleh yang bukan muhrim saaat berjalan ke masjid, nah untuk memudahkan kita buat perempuan yang ingin berwudhu dan gak ribet copot kos kaki, sekarang ada kos kaki dan legging wudhu bebas ribet 

Kenyamanan berada ditempat ini membuat kami betah berlama-lama hingga lupa untuk menjelajahi wisata lainnya yang berada disekitar masjid, karena cuaca sedang mendung kami memutuskan untuk berjalan kaki menuju Istana Maimun, dengan berjalan kaki kami menemukan banyak hal dan  berinteraksi dengan masyarakat kota Medan. 

Nah, buat kalian yang sedang dan akan berlibur di Medan, jangan lupa mengunjungi icon bersejarah di kota ini, salah satunya mengunjungi Masjid Raya Al-Mashun. Karena belum ke Medan kalau klen belum ke sini.

dok.pribadi

dok.pribadi

dok.pribadi
dok.pribadi


Masjid Raya Medan dibangun selama 3 tahun, yaitu mulai tanggal 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H) dan selesai pada tanggal 10 September 1909 (25 Sya;ban 1329 H) sekaligus digunakan sebagai tempat shalat Jum’at pertama kalinya di masjid ini.

Sumber banjarwangi.com: Sejarah dan pesona Masjid Raya Medan yang menakjubkan http://wp.me/p6E2N9-rr
Masjid Raya Medan dibangun selama 3 tahun, yaitu mulai tanggal 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H) dan selesai pada tanggal 10 September 1909 (25 Sya;ban 1329 H) sekaligus digunakan sebagai tempat shalat Jum’at pertama kalinya di masjid ini.

Sumber banjarwangi.com: Sejarah dan pesona Masjid Raya Medan yang menakjubkan http://wp.me/p6E2N9-rr
Masjid Raya Medan dibangun selama 3 tahun, yaitu mulai tanggal 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H) dan selesai pada tanggal 10 September 1909 (25 Sya;ban 1329 H) sekaligus digunakan sebagai tempat shalat Jum’at pertama kalinya di masjid ini.

Sumber banjarwangi.com: Sejarah dan pesona Masjid Raya Medan yang menakjubkan http://wp.me/p6E2N9-rr

About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

2 comments:

  1. Mbak sarni menetap di Medan sekarang ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. cuma 4 bulan di sini Mbak Sarah, insyaAllah bulan depan balik lagi ke batam :)

      Delete


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate

.

IBX5A8FCDBFEF8FC