Catatan Harian Sakura

Karena dengan menulis, segala bentuk kebaikan tidak akan berhenti di depan matamu
Follow Me

Medan Punya Cakap



By  Sarni Kurniati     2/22/2018 07:25:00 AM    Labels: 
Tak terasa sudah 4 bulan disini, dan pekan ini menjadi pekan terakhir. Entah kapan bisa kembali menikmati keindahan alam yang ditawarkan bumi horas ini. Semoga kedatangan ini bukan untuk yang terakhir kalinya, seperti jembatan terputus dalam foto. Belum puas sebenarnya mengeksplore kota ini, tapi langkah harus terus maju dan menuju kota selanjutnya. Dalam waktu 6 bulan, kali pertama dengan rute penerbangan terbanyak sepanjang hidup, cukup merasakan bagaimana rasanya hidup nomaden (berasa pengelana). 

Setiap kota memiliki perbedaan makna kata, karena itu lah yang menjadi keunikan dari kota Medan, mulai dari galon=pom bensin, tokohi=bohong, kereta=motor, teh mandi= teh manis dingin, klen=kalian, dll. Tanpa disadari saya suka menggunakan logat medan meskipun kedengarannya kurang pas heehe, maklum orang bugis bicara bahasa batak bedanya kayak langit dan bumi, tapi watak kerasnya sama (kata mamak ku ya), senang banget bisa tahu keunikan dari kota ini, besok-besok bisa dikira orang batak lagi kan, setelah dikira orang padang, siapa tau nanti ada pasien, tetangga, atau mungkin jodohnya, jadi lebih mudah menyesuaikan.

Medan, terimakasih telah menjadi tempat saya melanjutkan impian, terimakasih sudah bersahabat dengan perjalan kaki ini selama perjalanan dari mesjid raya medan sampai lapangan merdeka dikala ojek online dan bentor berjamur di pinggir jalan. Pengalaman yang gak akan terlupakan sih ini mah, ketemu orgil, jalan remang-remang dengan bangunan tua, sampe bertemu dengan pengemis sekeluarga. Tos dulu ama @septiaranichomariah yang udah sudi diajak jalan kaki 4 km. 


pintu depan masjid raya medan

betah banget di dalam sini

do'i capek bro abis jalan jauh, hampir 4 km

ketemu makanan ini gak mikir lagi langsung mampir

makanan favorit ini mah, kalau di Batam namanya Lok-Lok, gak tau deh kalau di Medan

Kelaperan, dan nunggu ini tuh lama banget.

Tidak banyak tempat yg bisa saya kunjungi, karena tujuan kesini adalah koas, sembari jalan-jalan. Alhamdulillah, Karena koas sudah berakhir saatnya melanjutkan perjalanan , Semoga Allah beri kesempatan lagi untuk menjelajahi kota ini,

Pamit ka'nah, jangang ki muddani, berrrattt. :)


About Sarni Kurniati

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas euismod diam at commodo sagittis. Nam id molestie velit. Nunc id nisl tristique, dapibus tellus quis, dictum metus. Pellentesque id imperdiet est.

2 comments:


Krim Pesan

Name

Email *

Message *

Translate

.

IBX5A8FCDBFEF8FC